Saturday, 29 December 2012

Secercah Cahaya Lilin



Saat kau terbangun dalam lelapnya malam
Menyonsong pagi yang tak tahu kapan berhenti
jurang kehidupan yang begitu dalam
semakin membuatmu menjadi termotivasi

Kerasnya karang sudah kau lewati
dinginnya malam sudah kau hampiri
itulah sebuah inspirasi yang tak mungki bisa terganti

Derasnya hujan dan badai bukan sebuah halangan
untuk menghadang sebuah harapan
pengajaran yang kau berikan
lebih dari sekedar sebuah pengorbanan di medan perang

Cucuran keringat mengalir deras
tetesan air mata menjadi sebuah saksi
tuntutan hidup yang sangat keras
kau lewati dengan sikap rendah hati

Bagimu bukan keadaanmu yang nomor satu
tapi anakmu yang menjadi harapanmu
Meski terkadang dalam hari-harimu
sebenarnya kau ingin berhenti dan tidak mampu

wahai ibu…..
kau lah motivasi terbesar dalam hidupku
inspirasi masa depan mengejar waktu
cahaya lilin penerang kelamku
dan takkan pernah ada yang bisa menggantikanmu


No comments:

Post a Comment